INILAMPUNGCOM ---Akademisi Unila, DR. Budiyono didapuk sebagai koordinator Presedium Majelis Wilayah KAHMI Lampung periode 2026-2031. Dia menggantikan politisi Golkar, Abi Hasan Muan.
Proses pergantian atau reorganiasi kedua tokoh senior berlangsung secara demokratis, lewat Musyawarah Wilayah IV KAHMI di Gedung DPD RI Perwakilan, hari Sabtu, (7/3/2026).
Selain Budiyono, dalam muswil menunjuk 4 anggota Presidium. Terdiri dari DR. Topan Indra Karsa, S.H., M.H., Yuhadi, SH.I., M.H., DR. Heru Juabdin Sada, dan dr. Zam Zanariah Ibrahim.
![]() |
| Budiyono dan para aktivis KAHMI usai diumumkan presidium. (inilampung) |
Pakar Hukum
Budiyono adalah pakar hukum tata negara pada Fakultas Hukum Universitas Lampung. Kini, Budiyono yang dikenali sebagai pecinta kopi robusta itu masih menjabat Dekan II di Fakultas yang sama (Unila).
Diluar kampus, nama Budiono belakangan cukup dikenal. Terutama menjelang Pilkada dan Pilpres, banyak aktivitasnya sebagai tim debat kandidat KPU. Budiyono tekun dalam kelompok diskusi Rudem (ruang demokrasi) yang diketuai Wendy Melfa. Bahkan, nama Budiono kini santer ingin maju sebagai Rektor Unila.
![]() |
| Budiono, usai Muswil IV KAHMI (ist/inilampung) |
Sebagai rumah alumni HMI, wadah (organisasi) KAHMI punya sejarah panjang. Dibentuk karena keinginan para kader HMI yang telah selesai masa studinya, namun tetap ingin berkontribusi terhadap umat dan masalah kebangsaan.
KAHMI didirikan bukan sebagai pengganti HMI, melainkan sebagai organisasi yang menghimpun para alumni HMI agar tetap dapat berkontribusi secara aktif dalam membangun keumatan dan bangsa.
Didirikan 17 September 1966 di Yogyakarta, oleh sejumlah tokoh nasional. Diantaranya, Prof Dr Baharuddin Lopa, Dr Akbar Tanjung, Prof Dr Nuchalis Madjid, Prof Dr Mahadi Sinambela. (kgm/*)




