![]() |
| Bustami Zainuddin menemui Joko Widodo,dikediamanya di Solo, Senin (2/3/2026) |
INILAMPUNGCOM --- Anggota DPD RI asal Lampung, Bustami Zainuddin bikin kejutan. Dia berencana masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dia (Bustami Zainuddin) bahkan terbang jauh-jauh dari Lampung, Jakarta menuju Solo, untuk menemui Joko Widodo, mantan presiden yang kini didapuk ketua dewan pembina PSI itu.
"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa bersilaturahmi, nostalgia ya. Karena waktu itu beliau (Pak Jokowi) Walikota, saya Bupati di Way Kanan, Lampung," kata Bustami usai bertemu Jokowi, di Solo, Senin (2/3/2026).
PSI merupakan partai baru, yang saat ini diketuai oleh Kaesang Pangareb -- putra Joko Widodo. Kongres PSI yang diadakan di Solo pada Juli 2025 -- partai ini juga mengubah lambang partainya dari bunga mawar menjadi seekor gajar.
Bustami sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung tahun 2019. Dia kemudian mundur karena pencalonannya sebagai DPD RI. Sebelum PDIP, Bustami lebih dulu menjadi kader Partai Golkar yang menempatkan namanya sebagai wakil bupati Way Kanan (2005-2010). Setelah itu, ia terpilih menjadi Bupati Way Kanan pada periode 2010-2015 masuk PDIP.
Niatnya untuk bergabung PSI telah disampaikan ke Joko Widodo. Bahkan, ia mengaku mendapat dukungan Jokowi dan menyebutnya sebagai momentum tepat untuk menularkan idealismenya.
"Beliau (Jokowi) memberikan semangat kepada saya, inilah waktunya kita yang punya pengalaman di beberapa partai untuk menularkan idealisme kepada anak muda ke depan," kata Bustomi.
Dirinya tidak memungkiri bahwa perpindahannya dari PDIP ke PSI karena Jokowi Effect. Ia juga memuji kerja Jokowi selama ini sebagai Presiden.
"Semua orang tahu karya Pak Jokowi, semangat beliau membangun. Kebetulan saya memiliki kesamaan dengan beliau dalam cara membangun daerah, berangkat dari daerah yang sulit dengan bekerja sebagai rakyat biasa," terangnya.
"Saya lihat beliau sampai hari ini konsisten. Kami yang di daerah terpencil merasakan kepemimpinan beliau selama 10 tahun membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Beliau tetap konsisten ingin menjaga dan membangun negeri ini, dan saya ingin memberikan semangat bahwa rakyat masih membutuhkan pikiran dan perjuangan kita," kata Bustomi seperti ditulis detikjateng.com
Bustami adalah politisi senior di Lampung, kelahiran 8 Oktober 1969. Langkah politiknya selalu zigzag. Berpindah dari satu partai ke partai biasa dilakukanya, sehinga praktis sejak tahun 2005 hingga sekarang (2026), jabatanya tidak kosong, wakil bupati, bupati, dan 2 periode di DPD RI.
Belakangan, nama Bustami sempat disebut dalam kasus pidana (jual beli lahan kehutanan) Way Kanan. Aspidsus Kejati Lampung mengatakan, pihaknya telah memeriksa mantan Bupati Way Kanan atau Anggota DPD RI, Bustami Zainudin akhir Januari 2026.
"Pak Bustami diperiksa terkait klarifikasi jual beli lahan kehutanan yang ada di Way Kanan," kata Aspidsus Kejati Lampung, Armen Wijaya, Jumat (23/1/2026). (bi/inilampung/dbs*)


