![]() |
| Jalan rusak di Lampung Tengah (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Duet pimpinan Pemprov Lampung hari Selasa (3/3/2026) ini sama-sama berkegiatan mengecek kondisi ruas jalan provinsi.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kadis BMBK M. Taufiqullah, dan Kadis Kominfotik Ganjar Jationo beserta Kasat Pol PP M. Zulkarnain, diagendakan meninjau penanganan reaksi cepat ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dan Tulang Bawang (Tuba).
Sementara Wakil Gubernur Jihan Nurlela berkegiatan yang sama di wilayah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).
Menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, Selasa 3 Maret 2026, Wagub Jihan ke Lamtim bukan hanya meninjau kondisi ruas jalan provinsi, tetapi juga hadir pada acara Bazar Pasar Murah di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Mataram Baru.
Kedatangan Wagub Jihan di Teluk Dalam, Mataram Baru, sekaligus diisi dengan buka puasa bersama dan silaturahmi bersama pejabat dan tokoh masyarakat Lamtim di Ponpes As Sya'roniah.
Pada Safari Ramadhan ini Wagub Jihan didampingi sejumlah pejabat Pemprov Lampung, diantaranya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & SDM Lukman Pura, Asisten Ekubang Mulyadi Irsan, Kepala Bapenda Slamet Riadi, Kadis PSDA Budhi Darmawan, Kadis Naker Agus Nompitu, Kadis PKP & CK Thomas Edwin, Kadis Sosial Aswarodi, dan beberapa lainnya.
Sebelumnya, saat meninjau ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pesawaran hari Sabtu (28/2/2026) lalu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Bupati Nanda Indira Bastian.
Peninjauan Gubernur Mirza difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya ruas Jalan Gedong Tataan - Kedondong (sebelum Komplek Pemkab Pesawaran), ruas jalan Kecamatan Kedondong, Way Khilau, hingga jalur penghubung Branti - Gedong Tataan.
Bupati Nanda mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov Lampung terhadap kondisi infrastruktur di Pesawaran.
Ia menilai, semua ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat lintas kabupaten, yakni Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus. (zal/inilampung)


